<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="15482">
 <titleInfo>
  <title>Wiraswasta  :</title>
  <subTitle>manusia unggul-berbudi luhur</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amir M.S.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Pustaka Binaman Pressindo; Yayasan Sosial Pendidik</publisher>
   <dateIssued>2000</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Printed Material</form>
  <extent>69 p. : bibs., 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>Seri Manajemen Strategies No. 2</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Mencari sekolah untuk anak saja sudah sangat susah. Membiayainya lebih susah lagi. Kendati sudah punya ijasah mencari kerja ternyata tidak mudah. Apalagi kalau tidak punya ijasah, lebih susah lagi.&#13;
&#13;
Kenapa kita harus mencari kerja? Kenapa kita tidak menciptakan kerja? Mencari kerja ternyata susah. Menciptakan kerja mungkin juga susah. Sama sama susah memang. Namun apa bedanya.&#13;
&#13;
Menciptakan kerja jelas lebih mulia, lebih berharga dan lebih bangga. Kenapa?&#13;
Mencari kerja artinya merelakan diri untuk bekerja pada orang lain dengan mengharapkan imbalan dalam bentuk upah atau gaji. Orang lain yang membayar upah atau gaji kita itu, kita sebut sebagai “majikan”.&#13;
&#13;
Bekerja pada orang lain tidak salah. Punya majikan sudah lumrah dimana-mana. Menjadi  “anak semang” sudah biasa.&#13;
Namunkenapa kita tidak berani menjadi “majikan” bagi diri sendiri, sekaligus menjadi majikan bagi orang lain?&#13;
&#13;
Menjadi “majikan” bagi diri sendiri inilah yang kita sebut dengan istilah “Wiraswasta”. Menjadi “Wiraswasta” mestinya kita harus bangga. Kenapa?&#13;
&#13;
“Bukanlah lebih baik tangan yang memberi, daripada yang menerima.&#13;
Bukanlah lebih terhormat tangan yang diatas, daripada tangan yang dibawah.&#13;
Bukanlah lebih mulia menjadi induk semang, daripada menjadi anak semang.&#13;
Bukanlah lebih baik menjadi kepala kancil, daripada menjadi ekor gajah.&#13;
Bukanlah lebih baik tangan yang dikotori oli, daripada tangan yang bergelimang dosa korupsi dan kolusi.”&#13;
&#13;
DAFTAR ISI&#13;
I.   PERILAKU EKONOMI&#13;
     1.  Badan Usaha Milik Negara (BUMN)&#13;
     2.  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)&#13;
     3.  Badan Usaha Koperasi&#13;
     4.  Badan Usaha Swasta&#13;
&#13;
II.   WIRASWASTA&#13;
      *   Memenuhi kebutuhan&#13;
      *   Lapangan kerja&#13;
      *   Menciptakan kerja&#13;
      *   Majikan&#13;
      *   Wiraswasta&#13;
&#13;
III    SIFAT DAN WATAK WIRASWASTA&#13;
     1.  Budi luhur&#13;
     2.  Berani&#13;
     3.  Kemauan (daya juang)&#13;
     4.  Jujur&#13;
     5.  Adil&#13;
     6.  Tekun&#13;
     7.  Ulet&#13;
     8.  Sabar&#13;
     9.  Tabah&#13;
     10. Jeli&#13;
     11.  Positif&#13;
     12.  Kreatif&#13;
     13.  Inovatif&#13;
     14.  Empatik&#13;
     15.  Simpatik&#13;
     16.  Komunikatif&#13;
     17.  Rendah hati&#13;
&#13;
IV    PANTANGAN WIRASWASTA&#13;
     1.   A moral&#13;
     2.   Rakus&#13;
     3.   Culas&#13;
     4.   Curang&#13;
     5.   Malas&#13;
     6.   Putus asa&#13;
     7.   Marah&#13;
     8.  Sedih&#13;
     9.  Sesal&#13;
    10.  Dengki&#13;
    11.  Iri&#13;
    12.  Cemburu&#13;
    13.  Sombong&#13;
    14.  Pamer&#13;
    15.  Takabur&#13;
    16.  Fitnah&#13;
    17.  Rendah diri&#13;
&#13;
V    KAPABILITAS WIRASWASTA&#13;
     1.  Kemampuan mengambil keputusan&#13;
     2.  Kemampuan berpikir positif&#13;
     3.  Kemampuan manajerial&#13;
     4.  Kemampuan berkomunikasi&#13;
     RANGKUMAN&#13;
&#13;
VI   KAUM PEDAGANG&#13;
      *  Kaum pedagang&#13;
      *  Laba usaha&#13;
      *  Peranan pedagang&#13;
      *  Bidang usaha&#13;
      *  Pandangan orang tentang pedagang&#13;
      *  Profesi pedagang&#13;
      RANGKUMAN&#13;
&#13;
DAFTAR PUSTAKA&#13;
</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Entrepreneurship</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>PBP</topic>
</subject>
<subject authority="">
 <topic>State-owned companies</topic>
</subject>
<classification>ABJ 5535</classification>
<identifier type="isbn">9794420980</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
 <shelfLocator>ABJ 5535 Ami</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">32655</numerationAndChronology>
   <sublocation>Reference (Reference)</sublocation>
   <shelfLocator>ABJ 5535 Ami</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>15482</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2000-09-12 00:00:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-10-12 16:22:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>