<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26919">
 <titleInfo>
  <title>Esensi strategi SDM dalam mengantisipasi persainga</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>December 2002</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>p. 46-55</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Banyak perusahaan-perusahaan besar telah menyadari lingkungan usaha yang semakin kompetitif dan memilih strategi perusahaan yang tepat. Namun tidak sedikit pula dari mereka yang masih kurang memperhitungkan implikasi langsung strategi perusahaan terhadap sumber daya manusia. Kata&quot;globalisasi&quot; sering digunakan sejak beberapa tahun terakhir ini. Namun, implikasi globalisasi pada manajemen sumber daya manusia tampaknya masih kurang diperhatikan secara proposional karena tolak ukur efektifitasnya kurang memiliki keterkaitan langsung dengan strategi bisnis. SDM di negara kita masih kurang menunjukkan potensi yang diharapkan. Menurut BPS (2000) pada tahun 1900 dari 1,2 juta pencari kerja yang memenuhi persyaratan 0,5 juta, lowongan kerja hanya 0,4 juta orang. Hal ini jelas memberi indikasi terjadinya suatu michmatch antara kompetensi calon karyawan dengan kompetensi yang diharapkan. Randal Schuler (1994), mendefinisikan strategi sumber daya manusia sebagai: ...getting the strategy of bisnis implemented effectively...getting everybody from the top of the human organization to the bottom doing things that make the business successful. Mengacu pada definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi SDM berkaitan dengan misi, visi, strategi perusahaan, SBU(Strategi Business Unit) dan strategi fungsional...Strategi SDM antara lain berkaitan dengan pembentukan suatu budaya perusahaan yang tepat, perencanaan SDM, auditing SDM baik dari segi kuantitatif maupun kualitatif, serta mencakup pula aktifitas SDM seperti pengadaan SDM(dari rekuitmen sampai seleksi) orientasi, pemeliharaan, pelatihan dan pengembangan SDM, penilaian SDM.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>26919</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2005-12-07 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2005-12-07 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>