<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27593">
 <titleInfo>
  <title>Yayasan di Indonesia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widjaja, Gunawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Elex Media Komputindo</publisher>
   <dateIssued>2002</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Printed Material</form>
  <extent>xvi, 292 p. : 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberadaan yayasan di Indonesia sudah diakui sejak zaman Belanda di Indonesia. Berbagai macam yayasan dengan dengan berbagai karateristiknya dapat di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengatasnamakan organisasi nirlaba, ternyata banyak sekali yayasan yang telah keluar dari jalurnya. Undang-undang No. 16 Tahun 2001 tentang yayasan dibuat dengan tujuan untuk menempatkan kembali yayasan pada porsi dan kedudukannya semula.&#13;
Sebagai lembaga yang diakuai secara resmi sebagai suatu badan hukum, yang dapat menyelenggarakan sendiri kegiatannya, dengan harta kekayaan yang terpisah dan berdiri sendiri dokumen-dokumen perusahaan, termasuk kegiatan pembukuan, pelaporan keuangan dan pemenuhan kewajiban perpajakan. Semua itu dilaksanakan oleh pengurus yayasan. Ini berarti pengurus yayasan adalah peran kunci bagi jalannya yayasan. Yayasan tidak mungkin dapat menjalankan kegiatannya tanpa adanya pengurus, demikian juga keberadaan pengurus bergantung sepenuhnya pada eksitensi dari yayasan. Ini berarti Direksi merupakan organ kepercayaan yayasan, sebagai pengemban fiduciary duty bagi kepentingan yayasan untuk mencapai maksud dan tujuan yayasan. Hal yang sama juga berlaku bagi pengawas yayasan.&#13;
Dalam konteks yang demikian, pemahaman yang baik mengenai proses pendirian, proses kegiatan usaha, aspek yuridis, akuntansi dan perpajakan yayasan menjadi sangat penting, tidak hanya bagi pengurus yayasan, tetapi juga pembina dan pengawas yayasan. Buku ini menjelaskan semua aspek yang terkait dengan kegiatan yayasan  di Indonesia, mulai dari pendirian hingga pembubarannya dari segi yuridis, akuntansi maupun perpajakan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>ECLB 5535</classification>
 <identifier type="isbn">9792036083</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator>ECLB 5535 Wid</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">31685</numerationAndChronology>
    <sublocation>General (General)</sublocation>
    <shelfLocator>ECLB 5535 Wid</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>27593</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2005-04-06 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-03 12:05:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>