<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28904">
 <titleInfo>
  <title>Mengembalikan kedaulatan rakyat</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Kupang</placeTerm>
   <publisher>Yappika</publisher>
   <dateIssued>2002</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>x, 123 p. : 21 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rumit &amp; Kompeks, kata yang tepat untuk menggambarkan permasalahan  sosial kemasyarakatan saat ini. Hal tersebut, diperburuk dengan kecenderungan perubahan yang terjadi pada level masyarakat yang seringkali juga jauh lebih cepat dari pada kecepatan penanganan terhadap masalah. Dan tak pelak lagi, bagi anggotaaa dewan, memperjuangkan aspirasi rakyat, memecahkan permasalahan sosial kemasyarakatan tersebut, akan menyibukan hari-hari mereka.

Rumit &amp;amp; Kompleks, kata yang tepat juga untuk menggambarkan keberadaan dan peran anggota dewan. Ia dapat saja membenturkan pelaksanaan fungsi sebagai anggota dewan pada pilihan-pilihan dilematis dimana tarik-menarik kepentingan adalah hal yang tak dapat dihindari. Selain itu, terjadi konflik status dan peran dalam diri anggota dewan. Kapan ia memposisikan dirinya sebagai wakil rakyat, anggota partai, anggota fraksi, anggota komisi, atau sebagai pribadi yang mandiri, bahkan pengaruh kuat dari pemerintah.

Jika demikian, representasi, legislasi, budget dan kontrol yang merupakan fungsi dasar atas nama rakyat di lembaga legislatif baik di tingkat DPR, DPRD Tk I, maupun DPRD Tk II, akankah dapat dioptimalkan ?

Buku ini adalah buku modul yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dasar anggota dewan. Peningkatan kompetensi itu mangacu pada empat fungsi DPRD, yaitu representasi, legislasi, budget, dan kontrol. Dan mutlak kiranya bagi anggota dewan untuk meningkatkan kompetensi dasar mereka, jika tidak ingin menjadi &amp;quot;kelompok paduan suara&amp;quot; yang bernyanyi tergantung diregen.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>QEB 5535</classification>
 <identifier type="isbn">9799631861</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator>QEB 5535 Men</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>28904</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2004-08-30 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2005-11-28 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>