<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29747">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Tim Peneliti KPPOD</publisher>
   <dateIssued>2003</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 249 p. : diagran, grafic ; 30 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tiga tahun perjalanan otonomi daerah (Otda) ditandai dengan berbagai peristiwa penting, positif maupun negatif, yang dapat digunakan sebagai acuan evaluasi guna perbaikan pelaksanaan Otda. Sayangnya sisi negatif Otda justru lebih mendominasi. KPPOD (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah) yang hadir sepanjang usia Otda tersebut berusaha mewujudkan visinya untuk ikut serta menciptakan iklim usaha yang kondusif di era otonomi ini melalui berbagai kagiatan yang dilakukannya. Dalam salah satu kegiatannya, KPPOD mengadakan penelitian Daya TArik Investasi Kabupaten/Kota Tahun 2003 yang meliputi 156 Kabupaten dan 44 Kota di Indonesia. Penelitian ini merupakan yang ketiga setelah sebelumnya melaksanakannya di 90 Kabupaten/kota ditahun 2001 dan 134 Kabupaten /Kota di tahun 2002. Selain untuk referensi para pelaku usaha dalam mempertimbangkan keputusan investasinya, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong kompetisi yang sehat antar daerah-daerah otonom dalam memfasilitasi aktivitas perekonomian. Kriteria yang digunakan untuk menilai daya tarik investasi daerah dipertahankansama dengan kriteria yang digunakan tahun 2002 yang terdiri atas 5 faktor, 14 variabel, dan 42 indikator; demikian juga dengan bobot masing-masing kriteria. Hal itu dimaksudkan untuk dapat melihat perkembangan daya tarik investasi daerah dari tahun ke tahun.

Content :

Judul Penelitian
Tim Peneliti
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Lampiran
Bab I. Pendahuluan
   A. Latar Belakang
   B. Tujuan Penelitian
   C. Signifikansi Penelitian
Bab II. Kerangka Pemikiran
   A. Faktor Kelembagaan
   B. Faktor Sosial Politik
   C. Faktor Ekonomi Daerah
   D. Faktor Tenaga Kerja dan Produktivitas
   E. Faktor Infrastruktur Fisik
Bab III. Metodologi
   A. Ruang lingkup Penelitian
   B. Data Penelitian
Bab IV. Pemaparan Hasil Penelitian
   A. Peringkat Daya Tarik Investasi Daerah
   B. Perubahan Peringkat 2002-2003
   C. Permasalahan diluar Peringkat
Bab V. Penutup
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>417 QG 5535</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator>417 QG 5535 Day</shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>29747</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2004-08-30 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2011-10-03 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>