Detail Cantuman
Advanced Search
Sjahrir
Mendesak Sukarno-Hatta untuk memproklamirkan kemerdakaan, Sutan Sjahrir justru absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah: jalur diplomasi -- cara yang ditentang oleh tokoh lain yang lebih radikal. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Ia dituduh elitis.
Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling tanah air menghimpun kader Partai Sosialis Indonesia. Sejarah telah menyingkirkan peran besar Bung Kecil -- begitu Sjahrir biasa disebut. Meninggal dalam pengasingan, Sjahrir adalah revolusioner yang gugur dalam kesepian.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
Seri buku Tempo - Bapak Bangsa
|
|---|---|
| No. Panggil |
62 5535 Sja
|
| Penerbit | Kepustakaan Populer Gramedia KPG : Jakarta., 2010 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
978-979-91-0268-3
|
| Klasifikasi |
62 5535
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






