<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38238">
 <titleInfo>
  <title>Manajemen apresiatif  :</title>
  <subTitle>Melejitkan potensi diri dalam karier dan bisnis melalui sikap menghargai</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Munir, Ningky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kaifa Entrepreneurship</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Printed Material</form>
  <extent>198 p.: ill., tabs. ; 23 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selama ini wacana yang sering mendominasi kita adalah berita-berita mengenai konflik politik, korupsi, pemutarbalikan fakta dengan opini, gosip selebritas dan tokoh masyarakat, bahkan pada perbuatan asusila. Keadaan ini menyebarkan suasana psikologis berupa kebingungan, kekesalan, stres, apatisme, dan ketidakpercayaan. Padahal, di balik berita meresahkan itu, kalau kita jeli, ternyata siswa kita memenangi olimpiade sains international dan lomba karya ilmiah, kian banyak kalangan industri kreatif memperluas pasarnya ke arena global, serta kian semaraknya pertumbuhan usaha sosial.&#13;
Kuncinya adalah cara pandang apresiatif. Karena dengan cara pandang atau pola berpikir apresiatif, hal-hal positif yang dulunya tertutup &quot;awan kabar buruk&quot; menjadi tampak jelas. Ternyata banyak &quot;mutiara dalam lumpur&quot; pada diri kita dan di lingkungan sekitar kita saat ini, yang menunggu kita untuk memungut dan menggosoknya menjadi mutiara cemerlang. Kalau kita tahu cara mengenalinnya, ternayata banyak benih yang menunggu untuk disemai, ditumbuhkan, dipupuk, dan dipelihara menjadi tanaman yang berubah banyak. Kita hanya perlu mengetahui caranya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Performance</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Personnel Management</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Performance appraisal</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Employee assessment</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Appreciative inquiry</topic>
 </subject>
 <classification>FA/FCK</classification>
 <identifier type="isbn">9786028994545</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator>FA/FCK Mun</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">35193</numerationAndChronology>
    <sublocation>General (General)</sublocation>
    <shelfLocator>FA/FCK Mun</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>38238</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2011-10-03 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-08-09 15:45:04</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>