Detail Cantuman
Advanced Search
Hary Tanoesoedibjo
Siapa sangka, seorang konglomerat papan atas seperti Hary Tano pernah nyaris jatuh miskin. Hary Tanoe memang mengawali karier usahanya dengan cukup baik. Namun, ketika krisis moneter menerjang sejumlah negara di Asia. termasuk di Indoensia, bisnis yang dirintis oleh Hary Tanoe pun ikut menjadi korban. Bagaimana tidak, seperti mimpi, semua miliknya ludes hanya dalam satu malam. Ia pun depresi, jatuh ke dalam jurang keterpurukan.
Lantas, apa yang kemudian dilakukan oleh Hary Tanoe agar bisa bangkit dari kondisi seperti itu?
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
62 AFB Rah
|
| Penerbit | Media Pressindo : Yogyakarta., 2012 |
| Deskripsi Fisik |
xiv, 198p. : 20 cm.
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
978-979-911-271-2
|
| Klasifikasi |
62 AFB
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






