<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41320">
 <titleInfo>
  <title>Strategi meningkatkan employee engagement pada kal</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Manado</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>13 p.: figs., tabs., refs.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ada empat kondisi penting yang tengah dihadapi PT SMART Tbk untuk tetap bertumbuh dan menjadi yang terbaik pada industrinya adalah yaitu tuntutan untuk selalu mengembangkan bisnis (business expansion), berkurangnya profesional agribisnis lokal (talent shortage), perebutan tenaga profesional pertanian (talent war), dan serta munculnya generasi baru dalam dunia kerja di tanah air (net generation). Keempat hal tersebut menjadi latar belakang munculnya kebutuhan akan strategi yang berbeda dalam meningkatkan employee engagement terutama pada kalangan net generation di PT SMART Tbk. Yang dimaksud dengan kalangan net generation disini adalah pegawai PT SMART Tbk yang terlahir setelah tahun 1977 dan mengakses internet secara intensif setiap hari. Kalangan ini berjumlah sekitar 22% dari pegawai PT SMART secara keseluruhan. Dan dari penelitian ini telah terbukti bahwa memiliki level of employee engagement yang lebih rendah dibandingkan dengan kalangan generasi lainnya yang lebih senior. Dan dari penelitian ini pula terungkap bahwa ada empat faktor penyebab (driving factors) yang berbeda mempengaruhi engagement of net generation ini dibandingkan pada kalangan lain yang lebih senior. Empat faktor tersebut adalah faktor kepuasan (terhadap penghasilan dan fasilitias kerja), faktor kualitas hubungan ( terutama dengan atasan langsung), dan faktor keterlibatan (yang lebih berarti dalam tim kerja). Berbasis pada ketiga faktor tersebutlah hendaknya strategi meningkatkan employee engagement disusun.&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>41320</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-19 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-07-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>