<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41322">
 <titleInfo>
  <title>Peta keterbukaan dan kepekaan ekonomi propinsi-pro</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Manado</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>7 p.: figs., refs.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam era free tade, peran aktivitas perdagangan luar negeri (ekspor-impor) sebagai kontributor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat suatu bangsa seharusnya mengalami peningkatan. Keterkaitan ekonomi secara sektoral dan spasial ini perlu dieksploitasi secara maksimal jika eksistensi bangsa Indonesia dalam perekonomian dunia tidak ingin dipandang sebelah mata. Secara spasial, keterkaitan ekonomi dapat diinterpretasikan juga sebagai keterbukaan ekonomi. Keterbukaan ini akan menunjukkan magnitude keluar masuk kekuatan ekonomi luar yang akan mempengaruhi stabilitas ekonomi propinsi. Persoalannya adalah bagaimana bentuk keterbukaan itu di setiap propinsi. Dalam paper ini akan dideskripsikan keterbukaan dan kepekaan sistem ekonomi propinsi-propinsi di Indonesia terhadap ekonomi luar negeri, serta interpretasinya. Metoda dalam paper ini hanya menghitung rasio ekspor impor dengan PDRB. Acuan teoritisnya adalah rumus perhitungan pendapatan nasional Y=C+I+G+(X-M). Data yang digunakan adalah statistik tahun 2006-2009 yang terdapat pada buku statistik Indonesia 2010.Dari seluruh proses yang dilakukan dalam studi ini ditemukan bahwa: (i)dalam perkembangan ekspor-impornya tidak semua propinsi memperlihatkan pola yang sama; (ii)Distribusi kegiatan ekspor tersebar di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan, sedangkan impor terkonsentradi di Jawa. (iii) Konsentrasi terbesar dalam kegiatan ekonomi terjadi di Jawa; (iv) Keterbukaan terbesar terjadi di propinsi Bangka Belitung, sedangkan Kepekaan terbesar di propinsi Yogyakarta.&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>41322</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-19 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-07-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>