<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="41418">
 <titleInfo>
  <title>Perilaku konsumen The Body Shop yang beralih berbe</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>23 p.: figs., refs.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Transaksi online atau yang biasa disebut e-commercedi Indonesia bukanlah sesuatu yang baru.Dewasa ini online shopping sudah menjadi tren bagi sebagian masyarakat di kota-kota besar di Indonesia. Dengan banyaknya situs-situs web yang menawarkan jasa atau barang menyebabkan motif dan perilaku dari seorang konsumen berubah.Perilaku konsumen e-commercepun juga menjadi berbeda dengan perilaku konsumen di dunia nyata.&lt;br&gt;Hasil riset Payment Solution menunjukan transaksi online di Indonesia pada 2010 mencapai US$3,4 juta, dan pada tahun 2012 diprediksi mencapai US$4,1 juta (sekitar Rp39,2 miliar). Hasil survei Master Card Worldwide online shopping, Indonesia tercatat yang paling tertinggi untuk online shopping se-Asia Pasifik, dengan 10 persen rata-rata total spend online. Hingga saat ini, PriceArea.com mencatat tidak kurang dari 2,500 situs toko online dan situs pasar online yang ikut meramaikan industri e-commerce di Indonesia dengan menawarkan berbagai jenis produk dan jasa lewat jejaring dunia maya. Berkembanganya e-commerce di Indonesia, dimanfaatkan oleh The Body Shop untuk memasarkan produknya melalui website yang dapat diakses yaitu &lt;a target=&quot;_blank&quot; rel=&quot;nofollow&quot; href=&quot;http://www.thebodyshop.co.id&quot;&gt;www.thebodyshop.co.id&lt;/a&gt;. Peluncuran sistem e-commerce tersebut dilakukan pada bulan September 2012. Perusahaan berharap bahwa melalui sistem tersebut, pelanggan The Body Shop memiliki alternatif pembelian produk-produknya. Dengan tersedianya akses belanja produk The Body Shop melalui e-commerce, maka secara tidak langsung akan mempengaruhi perilaku konsumen The Body Shop dalam berbelanja melalui gerai atau melalui e-commerce. Metode penelitian kualitatif ini menggunakan Soft Sytem Methodology (SSM). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara intensif secara tatap muka dan melalui telpon. Dari hasil wawancara, sebagian besar menyatakan e-commerce memberikan keuntungan bagi mereka.Akan tetapi ada beberapa yang tidak tertarik untuk berbelanja melalui e-commerce.&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>41418</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-06-27 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-09 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>