Detail Cantuman
Advanced Search
Gerobak Lee Myung-bak
Terlahir setelah perang Korea, Lee Myung-bak ditakdirkan hidup
dibawah garis kemiskinan. Hidup bersama adiknya di kuil tua, Lee
Myung-bak selalu kelaparan menjalani hari-harinya. Setelah lulus, Lee
Myung Bak pindah ke Seoul.
Demi membiayai kuliah, Lee Myung-bak menjadi tukang sampah di pasar.
Setiap pagi mengisi gerobak sorong dengan sampah, lalu mengangkutnya
sejauh beberapa kilometer, Setiap hari bolak-balik enam kali melalui
rute yang berbukit-bukit.
Begitu sulitnya kehidupan Lee Myung-bak, namun dia dapat menjadi
direktur utama Hyundai Construction pada umur 35 tahun, dan menjadi
Presiden Korea Selatan pada umur 67 Tahun. Tidak ada yang tidak mungkin
di dunia ini.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
62 AFB/LXB Myu
|
| Penerbit | Pustaka Inspira : Jakarta., 2014 |
| Deskripsi Fisik |
416p.; 21 cm.
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
97862970697
|
| Klasifikasi |
62 AFB/LXB
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






