<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44436">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh tingkat kejenuhan persaingan bank  (Bank</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>27 p.: figs., tabs., refs.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&lt;b&gt;ABSTRAK&lt;/b&gt;&#13;
&#13;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&#13;
&#13;
Wibowo pada harian Kompas tertanggal 28 September 2012 menyatakan bahwa&#13;
distribusi kantor perbankan di beberapa daerah sudah mulai mengalami kejenuhan&#13;
, yang diperlihatkan oleh tingkat persaingan bank di daerah tersebut.&#13;
Distribusi kantor bank yang menumpuk pada daerah tertentu akan semakin&#13;
memperlihatkan tingkat kejenuhan yang tinggi, termasuk distribusi kantor bank&#13;
yang ada di provinsi Nusa Tenggara Barat yang menumpuk di Kota Mataram. Persaingan antar bank tersebut tentunya akan lebih menguntungkan&#13;
nasabah karena nasabah dapat memilih berbagai jasa perbankan yang ditawarkan.&#13;
Kualitas produk dan layanan perbankan akan menentukan apakah lembaga perbankan&#13;
tersebut mampu bersaing di pasar global atau tidak.. Dengan&amp;nbsp; demikian permasalahan dalam penelitian ini ingin&#13;
mengetahui pengaruh tingkat kejenuhan bank (bank density) terhadap keputusan&#13;
nasabah dalam pengambilan kredit dan pengaruhnya terhadap manajemen resiko.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan 21 sampel perbankan yang disaring melalui&#13;
purposive sampling. Berdasarkan latar belakang dan kajian teori yang ada, maka&#13;
dibangun 9 hipotesis. Untuk menjawab hipotesis tersebut digunakan analisis&#13;
jalur.&#13;
&#13;
Semua hasil regresi untuk pengujian hipotesis 1 sampai dengan hipotesis 9&#13;
menunjukkan bahwa pengaruh langsung BD ke LnKNPK tidak signifikan, karena&#13;
tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. Begitu juga pengaruh langsung&#13;
maupun pengaruh tidak langsung BD ke manajemen risiko (risiko kredit, risiko&#13;
pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional) tidak signifikan, dikarenakan&#13;
tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini ,&#13;
maka hal ini bisa memberikan suatu kesimpulan&amp;nbsp;&#13;
bahwa tingkat persaingan bank di Kota Mataram sejak tahun 2010 hingga&#13;
tahun 2012 bisa dikatakan belum mengalami kejenuhan. Dengan kata lain,&#13;
pendistribusian kantor perbankan masih relative normal untuk di Kota Mataram.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>44436</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-14 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-11-17 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>