<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44933">
 <titleInfo>
  <title>CULTURAL ADAPTATION OF EXPATRIATES  IN TIMOR LESTE</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Denpasar</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>25 p., figs., refs.,</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ekspansi perusahaan multinasional ke luar negeri terus&#13;
meningkat maka permintaan tenaga kerja ekspatriat pun semakin meningkat. Banyak&#13;
perusahaan multinasional yang telah mengirim para tenaga professional ke cabang&#13;
perusahaannya di luar negeri guna meningkatkan produktivitas perusahaan. Namun salah satu hal yang&#13;
perlu diperhatikan dalam penugasan Internasional adalah kemampuan melakukan adaptasi&#13;
budaya. Sebagian ekspatriat yang gagal (pulan lebih awal) karena tidak mampu&#13;
dalam menyesuaikan diri dengan perbedaan lingkungan baru. Demikian pula banyak ekspatriat&#13;
yang masih tetap bertahan dan bekerja di cabang perusahaan luar negeri. Sehubungan&#13;
dengan fenomena tersebut maka riset ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
faktor-faktor apa yang mendukung para ekspatriat melakukan adaptasi, bagaimana&#13;
upaya para ekspatriat melakukan adaptasi budaya dan tahap-tahap adaptasi apa&#13;
saja yang dialami oleh ekspatriat dalam melakukan adaptasi.&lt;br&gt;Ekspatriat&#13;
yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari 27 orang dan berasal dari 11&#13;
negara yaitu Filipina,&#13;
Bangladesh, Thailand, Singapore, Jepan, Malaysia, India, Australia, Amerika&#13;
Serikat dan Vietnam.&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br&gt;Hasil&#13;
penelitian ini menemukan bahwa; ada empat faktor yang mendukung para ekspatriat&#13;
melakukan adaptasi terhadap &lt;/span&gt;general adjustment, work adjustment dan social&#13;
interaction adjustment diantaranya adalah faktor individual, job, organization&#13;
culture dan job&#13;
satisfaction.&#13;
Selain itu, para ekspatriat yang berada di Timor Leste mengalami tahapan&#13;
adaptasi yang berbeda dengan teori dan penelitian yang telah dikemukan oleh&#13;
Oberg., (1960); black et al, (1991); Hofstede, (1960, 1991); Lysguard, (1955);&#13;
Black &amp;amp; Mendenhall, (1990); Unsunier, (1998); Selmer, (1999); Kaye &amp;amp;&#13;
Taylor,(1997); Marx, (1999); Emyliana, (2009) bahwa, tahapan adaptasi yang dialami oleh ekspatriat&#13;
di Timor Leste dimulai dari tahap culture shock, mental&#13;
isolation, recovery dan adjustment.&lt;/span&gt;&#13;
&#13;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&#13;
&lt;br&gt;&#13;
Kata Kunci&amp;nbsp; :&#13;
Adaptasi, ekspatriat.&#13;
&#13;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>44933</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-13 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-13 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>