<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46511">
 <titleInfo>
  <title>Strategi inovasi produk PT Bahana Artha Ventura</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi, 138 p. : figs., ills., tabs. ; 28 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&lt;span&gt;Pertumbuhan&#13;
Industri Keuangan Non Bank (IKNB) termasuk didalamnya Industri Pembiayaan Modal&#13;
Ventura dalam 5 (lima) tahun terakhir 2008-2012 cukup prospektif dengan&#13;
rata-rata pertumbuhan aset tahunan sebesar 24%. Kondisi ini mendorong banyak&#13;
perusahaan berlomba menangkap peluang tersebut yang mengakibatkan tingkat&#13;
persaingan meningkat. Dilain pihak konsumen (debitur atau perusahaan pasangan&#13;
usaha) semakin selektif dengan dukungan teknologi informasi yang terus&#13;
berkembang. Untuk bersaing mempertahankan dan meningkatkan daya saing serta&#13;
menangkap peluang yang ada, sudah banyak perusahaan didalam industri yang&#13;
melakukan upaya inovasi, sementara PT. Bahana Artha Ventura sebagai salah satu&#13;
‘pemain’ yang sedang menghadapi masalah penurunan pertumbuhan usaha dan sumber&#13;
dana murah, selama 5 tahun terakhir belum melakukan upaya inovasi secara&#13;
maksimal dan efektif. Untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup dan&#13;
meningkatkan usaha oleh karena dibutuhkan upaya-upaya inovasi yang optimal&#13;
dengan Memformulasikan Strategi Inovasi Produk dan Strategi Penunjang Inovasi&#13;
yang tepat guna dan tepat sasaran. Strategi inovasi produk yang efektif,&#13;
diperoleh dengan menetapkan Arena dan Produk (sub-Arena) serta Sasaran Inovasi&#13;
yang tepat terlebih dahulu melalui identifikasi Daya Tarik dan Daya Saing Arena&#13;
dan Produk (sub-Arena) berdasarkan analisa lingkungan jauh (makro), lingkungan&#13;
industri, pertumbuhan pasar, &lt;i&gt;critical success factor&lt;/i&gt;, daya saing&#13;
perusahaan dan praktek manajemen inovasi. Berdasarkan beragam analisa tersebut&#13;
ditetapkan 2 (dua) arena dan 4 (empat) pengembangan produk (sub-Arena) dengan&#13;
rumusan strategi meliputi pengembangan produk yang memiliki nilai tambah,&#13;
peningkatan kecepatan proses pembiayaan, perluasan pasar melalui upaya&#13;
penetrasi, penentuan harga yang bersaing. Kata kunci: Daya Tarik Arena/Produk&#13;
(sub-Arena), Daya Saing Arena/Produk (sub-Arena), Penetapan Arena/Produk&#13;
(sub-Arena), Sasaran Inovasi, Strategi Inovasi Produk, Strategi Penunjang&#13;
Inovasi.&lt;/span&gt;&#13;
&#13;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>46511</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-02-16 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>