<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46624">
 <titleInfo>
  <title>Rancangan penyempurnaan sistem manajemen kinerja P</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PPM School Of Management</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 287 p. : figs., tabs. ; 28 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&lt;span&gt;Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancangan&#13;
penyempurnaan sistem manajemen kinerja PT. Bevananda Mustika. Penyempurnaan&#13;
manajemen kinerja digunakan sebagai langkah strategis untuk mengelola kinerja&#13;
karyawan PT. BM yang masih memiliki produktivitas dan kualitas kinerja yang&#13;
belum sesuai dengan harapan perusahaan. Bersifat strategis karena manajemen&#13;
kinerja memiliki hubungan vertikal dengan sasaran strategis perusahaan, dan&#13;
memiliki hubungan horisontal dengan kegiatan pengelolaan SDM lainnya.&#13;
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus dengan menggunakan&#13;
pendekatan teori strategi bisnis dan MSDM Miles dan Snow (1984), dan teori&#13;
manajemen kinerja yang dikemukakan oleh Armstrong (1994), Grote (1996) dan&#13;
Aguinis (2009). Sedangkan untuk pengukuran kinerja menggunakan teori &lt;i&gt;mixed&#13;
model &lt;/i&gt;Spencer dan Spencer (1993) dimana untuk mengukur hasil digunakan &lt;i&gt;tools&#13;
Balanced Scorecard &lt;/i&gt;Kaplan dan Norton (1996) dan untuk mengukur proses&#13;
digunakan kompetensi yang dijelaskan oleh Palan (2007). Pengumpulan data&#13;
dilakukan melalui wawancara, FGD, dan kuesioner persepsi karyawan yang&#13;
dirancang oleh Weiss dan Hartle (1997). Pada tahap perencanaan kinerja,&#13;
ditemukan bahwa sasaran kinerja tidak diturunkan dari sasaran bisnis&#13;
perusahaan; pada tahap pelaksanaan kinerja ditemukan bahwa atasan belum&#13;
melakukan &lt;i&gt;coaching &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;mentoring &lt;/i&gt;terhadap bawahan secara efektif;&#13;
pada tahap penilaian kinerja ditemukan bahwa sistem penilaian sudah ada, namun&#13;
belum seluruh karyawan memahaminya; pada tahap tindak lanjut, ditemukan bahwa&#13;
karyawan merasa bonus yang diberikan tidak sesuai dengan hasil kinerja. Hasil&#13;
rancangan penyempurnaan manajemen kinerja di PT. Bevananda Mustika pada tahap&#13;
perencanaan adalah diturunkannya sasaran kinerja perusahaan kepada sasaran&#13;
kinerja divisi, grup, dan individu serta disusunnya format kontrak kinerja.&#13;
Pada tahap pelaksanaan disusun pedoman &lt;i&gt;briefing &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;monitoring &lt;/i&gt;kinerja.&#13;
Pada tahap penilaian, disusun rumus untuk menghitung nilai KPI, serta mekanisme&#13;
&lt;i&gt;self appraisal. &lt;/i&gt;Pada tahap tindak lanjut, disusun mekanisme pemberian &lt;i&gt;reward,&#13;
&lt;/i&gt;termasuk rumus untuk menghitung bonus.&lt;/span&gt;&#13;
&#13;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>46624</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-03 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-15 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>