<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="47211">
 <titleInfo>
  <title>BUDAYA HARMONI PERUSAHAAN KECIL (UMKM) DI JAKARTA</title>
 </titleInfo>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Lombok</placeTerm>
   <publisher>STM PPM Manajemen</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>34p; tabs; pics; refs</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&lt;b&gt;ABSTRAK&lt;/b&gt;&#13;
&#13;
&lt;span&gt;Banyak perusahaan kecil tidak dapat berkembang besar,&#13;
bahkan banyak yang tutup. Budaya harmoni sebagai alat yang efektif guna mencapai keunggulan kompetitif pada&#13;
perusahaan kecil diharapkan dapat menumbuh kembangkan perusahaan tersebut. Oleh&#13;
karenanya penting&#13;
diteliti guna meningkatkan perusahaan kecil menjadi perusahaan yang besar&#13;
dengan ketahanan yang prima. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyusun model&#13;
budaya harmoni pada perusahaan kecil (entrepreneur) dengan&#13;
menguji gaya kepemimpinan, visi dan misi&#13;
perusahaan, serta lingkungan eksternal nya terhadap budaya harmoni. Sampel yang digunakan&#13;
dalam penelitian ini adalah perusahaan kecil di Jakarta Barat . Dari 75 kuesioner disebarkan&#13;
60 kembali dan dapat digunakan dalam penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara membagikan&#13;
kuesioner ke perusahaan dengan masing-masing responden sebanyak 2 orang, yaitu pimpinan/manajer&#13;
atau entepreneur&#13;
dan supervisor. Pretest dilakukan kepada 30 orang. Metode yang digunakan analisis path. Dengan menggunakan &lt;i&gt;second order confirmatory factor&#13;
analysis&lt;/i&gt;(CFA) hasil pengujian gaya kepemimpinan, visi dan misi organisasi, serta&#13;
lingkungan eksternal signifikan positif untuk semua&#13;
koefisien. Temuan yang&#13;
menarik adalah bahwa perusahaan kecil ternyata juga memperhatikan lingkungan&#13;
eksternalnya sehingga budaya harmoni dapat dibentuk dengan gaya kepemimpinan,&#13;
visi dan misi, serta lingkungan eksternal nya.&lt;/span&gt;&#13;
&#13;
&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&#13;
&#13;
&lt;b&gt;&lt;span&gt;&lt;br&gt;Kata kunci: &lt;i&gt;budaya&#13;
harmoni, perusahaan kecil, entrepreneur, gaya kepemimpinan, visi dan misi&#13;
perusahaan, lingkungan eksternal.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&#13;
&#13;
&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">ISSN:20860390</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan - Sekolah Tinggi Manajemen PPM Pusat Informasi Manajemen</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>47211</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-12-22 00:00:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-12-22 00:00:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>